AirNav dan Boeing Rancang Optimalisasi Lalu Lintas di Bandara Ngurah Rai
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
AirNav Indonesia dan Boeing menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk meningkatkan efisiensi ruang udara dan pergerakan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kerja sama ini fokus pada optimalisasi operasional darat dan udara akibat ketiadaan taxiway paralel yang sering menyebabkan penumpukan pesawat. Kolaborasi menggunakan pemodelan Total Airspace and Airport Modeller (TAAM) dengan uji coba berlangsung hingga Januari mendatang. Jika berhasil, sistem akan diterapkan di bandara lain dengan landasan pacu tunggal. Media Liputan6.com menyebut LoI ditandatangani pada 15 September 2026, sementara media lain tidak menyebut tanggal spesifik. Target kapasitas pergerakan pesawat dinaikkan dari 33 menjadi 34-40 pesawat per jam, sekaligus menekan emisi bahan bakar. Boeing mendukung peningkatan standar keselamatan dan ketepatan waktu penerbangan melalui manajemen pergerakan pesawat yang lebih taktis dan terintegrasi.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
AirNav dan Boeing Teken Letter of Intent Tingkatkan Efisiensi di Bandara Ngurah Rai
15 September 2026 pukul 14.23 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
AirNav Indonesia dan Boeing Kaji Optimalisasi Ngurah Rai
15 September 2026 pukul 15.15 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Boeing Bantu AirNav Kelola Lalu Lintas Udara Bandara Bali, Ada Tiga Skenario
15 September 2026 pukul 16.34 · Baca aslinya ↗