AirNav dan Boeing Teken Letter of Intent Tingkatkan Efisiensi di Bandara Ngurah Rai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

AirNav Indonesia dan Boeing menandatangani Letter of Intent (LoI) untuk meningkatkan efisiensi ruang udara dan pergerakan pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Kerja sama ini fokus pada optimalisasi operasional darat dan udara karena ketiadaan taxiway paralel di Bali yang sering menyebabkan penumpukan pesawat saat keberangkatan dan kedatangan.
Kolaborasi ini menargetkan peningkatan kapasitas pergerakan pesawat dari 33 menjadi 34-40 pesawat per jam, sekaligus menekan emisi bahan bakar. Tahap awal menggunakan pemodelan Total Airspace and Airport Modeler (TAAM) untuk merepresentasikan kondisi operasional. Uji coba dijadwalkan berlangsung hingga Januari mendatang, dengan rencana implementasi di bandara lain yang memiliki kendala serupa jika berhasil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 September 2026 pukul 16.34
Boeing Bantu AirNav Kelola Lalu Lintas Udara Bandara Bali, Ada Tiga Skenario
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 15.15
AirNav Indonesia dan Boeing Kaji Optimalisasi Ngurah Rai
Berita terkait
42 Jadwal Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Ikut Dibatalkan
CNN Indonesia · 6 September 2026 pukul 15.54
Belasan Penerbangan Ngurah Rai Dibatalkan Gegara Erupsi Anak Krakatau
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 13.35
TransNusa Buka Penerbangan Langsung Bali-Phuket Thailand
CNN Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.40
5 Bandara Ini Kembali Dibuka Setelah Erupsi Anak Krakatau Mereda
Liputan6.com · 8 September 2026 pukul 15.45