Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

AS Tuduh China Transshipment Lewat Negara Ketiga Hindari Tarif; Angka Negara dan Kerugian Berbeda

Pemerintah AS menuding China melakukan praktik transshipment — pengiriman barang melalui negara perantara dengan manipulasi dokumen asal — untuk menghindari tarif impor. Kumparan menyebut lima negara spesifik (Kanada, India, Meksiko, Jepang, Korea Selatan) dan estimasi nilai barang USD 30–300 miliar; SINDOnews menyebut "lebih dari 40 negara" termasuk sekutu AS dan kerugian "puluhan miliar dolar". Kedua sumber sepakat produk meliputi komponen elektronik, sirkuit, dan peralatan listrik. Peter Navarro (kumparan) menyatakan jaringan semakin canggih memanfaatkan teknologi modern; AS menggunakan AI untuk deteksi. China membantah tuduhan, menolak tarif yang dianggap tidak adil, dan menegaskan tindakan AS tidak boleh merugikan negara ketiga. Laporan keluar saat ketegangan perdagangan meningkat sebelum pertemuan Trump–Xi. BBC (kumparan) menghubungi kedutaan AS di negara terkait untuk klarifikasi. SINDOnews menamai kasus "The Great Transshipment Scam" dan menyebut ancaman ribuan lapangan kerja AS.

Menurut tiap media