Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI, Manfaatkan Energi Hijau Melimpah

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak investor global untuk membangun pusat data (data center) di Indonesia, memanfaatkan potensi energi hijau yang melimpah. Indonesia menawarkan sumber energi terbarukan besar, termasuk PLTA Sungai Mamberamo di Papua (23 GW) dan PLTA Sungai Kayan di Kalimantan (12 GW), untuk menjawab tantangan keterbatasan pasokan energi bersih di berbagai negara bagi industri digital.

Pemerintah berkomitmen mencapai net zero emission pada 2050-2060 melalui RUPTL 2025-2034 yang menargetkan tambahan kapasitas pembangkit 69,5 GW dengan 70% berasal dari energi baru terbarukan (EBT), serta program pengadaan PLTS 100 GW dalam tiga tahun. Daya tarik investasi ini diperkuat oleh pertumbuhan ekonomi nasional di atas 5%, inflasi terkendali sekitar 3%, dan pasar digital besar dengan populasi hampka 300 juta jiwa.

Dengan lebih dari 17.000 pulau dan beragam sumber energi terbarukan seperti tenaga surya, air, panas bumi, dan angin, Indonesia siap mendukung kebutuhan energi hijau data center yang semakin meningkat secara global.

Menurut tiap media