Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI, Jamin Energi Melimpah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak investor membangun pusat data (data center) di Indonesia dengan menjamin ketersediaan energi bersih yang melimpah. Indonesia menawarkan potensi energi hijau besar, seperti PLTA Sungai Mamberamo di Papua (23 GW) dan Sungai Kayan di Kalimantan (12 GW), di tengah tekanan pasokan energi terbarukan di berbagai negara.
Pemerintah berkomitmen mencapai net zero emission pada 2050-2060 melalui program konkret. RUPTL 2025-2034 menargetkan penambahan pembangkit 69,5 GW dengan 70% bersumber dari EBT, serta target penyelesaian program PLTS 100 GW dalam tiga tahun ke depan untuk mendukung industri digital global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 14.40
Obral Potensi Listrik Hijau, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 21.00
Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Banyak
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.36
Demi Kejar PLTS 100 GW, Bahlil Bakal Pangkas Birokrasi Proses Tender
kumparan · 24 September 2026 pukul 14.30
Bahlil Setujui Revisi RKAB, 3 Anak Usaha Bayan Resources (BYAN) Beroperasi Lagi
Berita terkait
Danantara Ungkap Sektor Ini Bakal Jadi Motor Investasi Baru
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 17.29
Listrik Berlimpah, Bahlil Ajak Investor Bangun Data Center di RI
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 09.20
Bahlil Rayu Investor Bangun Data Center di RI: Pulau Kami Masih Terlalu Banyak
Detik.com · 22 September 2026 pukul 16.50
Bukan Cuma Pariwisata, Ini Sektor RI yang Dibidik Investor Uni Eropa
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.06