Bank Indonesia Cetak Uang Rupiah dengan Tangan Tangan Mantan Pejabat
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bank Indonesia (BI) mencetak uang rupiah dengan tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa, mantan Menteri Keuangan, dan Perry Warjiyo, mantan Gubernur BI. Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan penerbitan uang ini dilakukan secara tahunan sesuai koordinasi antara BI dan Pemerintah, sebagai hal normal dalam tugas kelembagaan. Menurut Pasal 5 ayat (1) huruf d UU No. 7/2011 (ubah UU No. 4/2023), rupiah minimal memuat tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI. Pergantian pejabat tidak memengaruhi keabsahan uang yang sudah dalam produksi.
Dua media melaporkan perbedaan dalam penyampaian. CNBC Indonesia menyebut pencetakan uang baru dilakukan pada September 2026, sementara JPNN.com tidak menyebutkan tanggal spesifik. JPNN.com menambahkan bahwa Purbaya Yudhi Sadewa hanya menjabat satu tahun, sehingga jumlah cetakan uang dengan tandatangannya dibatasi namun tetap dikeluarkan sesuai rencana siklus tahunan. Kedua media sepakat bahwa distribusi uang seri baru sudah mulai dilakukan ke masyarakat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Rupiah Tanda Tangan Purbaya-Perry Baru Dicetak, Bos BI: Kolektor Mau?
25 September 2026 pukul 10.55 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
BI Masih Cetak Uang Bertanda Tangan Purbaya dan Perry Warjiyo Masih
26 September 2026 pukul 13.43 · Baca aslinya ↗