Rupiah Tanda Tangan Purbaya-Perry Baru Dicetak, Bos BI: Kolektor Mau?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencetak ulang rupiah dengan tanda tangan Purbaya Yudhi Sadewa (mantan Menteri Keuangan) dan Perry Warjiyo (mantan Gubernur BI) pada September 2026. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan penerbitan uang ini merupakan hal normal yang dilakukan secara tahunan sesuai koordinasi BI dan Pemerintah. Menurut Pasal 5 ayat (1) huruf d UU No. 7/2011 (ubah UU No. 4/2023), rupiah minimal memuat tanda tangan Menteri Keuangan dan Gubernur BI. Pergantian pejabat tidak memengaruhi keabsahan uang yang sudah produksi. Uang baru akan edarkan ke masyarat sesuai kebutuhan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 September 2026 pukul 13.45
Rupiah Hampir Tembus 18.000 per Dolar AS, Ekonom Beri Saran ke BI
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 09.20
Awal Perdagangan, Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp17.871 per USD
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 18.14
Gubernur BI: Kami akan "all out" jaga stabilitas nilai tukar rupiah
ANTARA News · 23 September 2026 pukul 16.50
BI naikkan insentif "swap" lindung nilai portofolio inflow hingga FDI
Berita terkait
BI Buka Suara Soal Dolar AS Rp17.900, Ini Biang Keroknya
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 11.22
Destry Klaim Cadangan Devisa RI Aman di Atas Standar Internasional
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 16.15
Dolar AS Kini Rp17.855, BI Beri Penjelasan dan Ramal Situasi ke Depan
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.21
Rupiah Bertanda Tangan Purbaya Diburu, Ini Kata BI
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 06.35