Bank Indonesia Olah Limbah Uang Berbasis Ekonomi Sirkular, 72% Sudah Diproses
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bank Indonesia (BI) mendorong pengelolaan uang Rupiah berbasis ekonomi sirkular dengan mengolah limbah racik uang kertas menjadi cendera mata bersama UMKM serta memanfaatkannya sebagai tambahan sumber energi bagi listrik dan industri. Saat ini, 72% limbah racik uang kertas telah diolah, dan BI menargetkan seluruhnya dapat diproses secara sirkuler pada 2027. Inovasi ini merupakan bagian dari Festival Rupiah Berdaulat Indonesia (FERBI) 2026 dan mendapat penghargaan International Association of Currency Affairs (IACA) Award 2026. Dalam forum BRIDGE 2026 yang digelar di Jakarta, bank sentral dari India, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Papua Nugini turut membahas inovasi pengelolaan uang berkelanjutan. Malaysia mengolah limbah uang menjadi berbagai produk, sementara Thailand menggunakan bahan kertas lebih tahan lama untuk memperpanjang masa edar uang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Bank Indonesia Olah Limbah Uang Jadi Cendera Mata, 72% Sudah Diproses
17 Agustus 2026 pukul 19.20 · Baca aslinya ↗
Detik.com
72% Limbah Uang Kertas Diolah Ulang, Jadi Apa?
17 Agustus 2026 pukul 23.00 · Baca aslinya ↗