Bareskrim dan FBI Bongkar Jaringan Penipuan BEC, Dua Tersangka Ditangkap
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bareskrim Polri bersama kolaborasi FBI dan PPATK berhasil mengungkap jaringan penipuan Business Email Compromise (BEC) yang menyasar perusahaan Amerika Serikat. Menurut Liputan6.com, perusahaan yang diserang adalah IPT, sementara Detik.com menyebutkan nama perusahaan tersebut adalah IQ Power Tools. Modus pelaku dengan membuat email palsu yang menyerupai perusahaan asal China untuk berkorespondensi dengan pihak penjual hardware komputer di China, lalu mencuri pembayaran. Dua tersangka ditangkap: LPK (56), warga negara Indonesia, dan LJ (46), warga negara China. Menurut Liputan6.com, otak pelaku adalah CW (WN China) yang masih buron, sementara Detik.com tidak menyebutkan nama otak pelaku. Para pelaku membuat perusahaan fiktif PT Aksesoris Andalan Bersama untuk menampung uang hasil penipuan. Menurut Liputan6.com, LPK dan LJ mendapatkan 5 persen dari setiap transaksi, sementara Detik.com tidak menyebutkan hal ini. Jumlah kerugian yang disebutkan berbeda: Liputan6.com menyebutkan sebesar 350.325 dolar AS (Rp 5 miliar), sementara Detik.com menyebutkan sebesar USD 350.325 atau sekitar Rp 6,2 miliar. Uang hasil kejahatan disimpan di rekening Bank BCA atas nama PT Aksesoris Andalan Bersama. Menurut Liputan6.com, uang tersebut sebesar Rp 5 miliar, sementara Detik.com menyebutkan bahwa rekening yang berhasil diblokir masih berisi USD 285.859 atau Rp 5 miliar.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
Penipuan Business Email Compromise Terbongkar, 2 Tersangka Ditangkap
19 Agustus 2026 pukul 16.45 · Baca aslinya ↗
Detik.com
Operasi Bareskrim dan FBI Bongkar Aksi Tipu-tipu WN China ke Perusahaan AS
20 Agustus 2026 pukul 07.30 · Baca aslinya ↗