Penipuan Business Email Compromise Terbongkar, 2 Tersangka Ditangkap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328014/original/003658200_1787132718-79732.jpg)
Bareskrim Polri bersama kolaborasi FBI dan PPATK berhasil mengungkap jaringan penipuan Business Email Compromise (BEC) yang menyasar perusahaan Amerika Serikat bernama IPT. Dua tersangka ditangkap: LPK (56), warga negara Indonesia, dan LJ (46), warga negara China. Pelaku membuat email palsu yang menyerupai IPT untuk berkorespondensi dengan pihak penjual hardware komputer di China, lalu mencuri pembayaran sebesar 350.325 dolar AS (Rp 5 miliar). Uang hasil kejahatan disimpan di rekening Bank BCA atas nama PT Aksesoris Andalan Bersama, yang didirikan LPK menggunakan identitas palsu dan alamat fiktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 07.30
Operasi Bareskrim dan FBI Bongkar Aksi Tipu-tipu WN China ke Perusahaan AS
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.50
Runutan WN China Otaki Penipuan Email: Bisnis Ikan Pailit, Tipu Perusahaan AS
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 03.00
FBI Puji Polri Ungkap Penipuan BEC, Dana Korban Perusahaan AS Rp 5 M Selamat
Berita terkait
Bareskrim: Judi Online Bukan Permainan tapi Penipuan!
Detik.com · 3 September 2026 pukul 20.37
Kasus Penipuan Trading Saham-Kripto Terbongkar, Transaksi Rp3,19 T
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.10
Tersangka Kasus Penipuan Rp 37 M Erick Soedjasa Ngaku ke Singapura Berobat Kanker
Detik.com · 14 September 2026 pukul 13.17
Polri: Perputaran Dana Judi Daring Turun Signifikan di Semester I
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 19.18