BEI Pantau Aktivitas Pasar Mencurigakan pada Tiga Saham, Termasuk MGNA dan KETR
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) dan PT KETR mendapat pengawasan Bursa Efek Indonesia (BEI) setelah pergerakan saham tidak wajar. Saham MGNA melonjak 27,64% pada 17 September 2026 sebelum turun ke Rp210, sementara PT KETR mengalami lonjakan 57,89% dalam satu bulan setelah Vidcy Octory membeli 48 juta saham dengan harga Rp200 per saham, jauh di bawah harga pasar Rp955. BEI menyatakan aktivitas mencurigakan tidak otomatis menunjukkan pelanggaran. PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) juga mendapat perhatian karena free float hanya 6,17% per 31 Agustus 2026, jauh di bawai ketentuan minimum 15%. Manajemen BUKK berencana meningkatkan free float menjadi 7,5% jangka pendek dan 15% pada 2029 dengan opsi penjualan saham oleh pemegang utama.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Dipantau BEI, Saham Ini Sempat Terbang 27%
17 September 2026 pukul 11.45 · Baca aslinya ↗
Kembali Diperdagangkan, Saham Emitek Haji Isam (PACK) Langsung Melejit 9,82%
17 September 2026 pukul 15.14 · Baca aslinya ↗
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Pacu Free Float, Target 15% pada 2029
17 September 2026 pukul 17.19 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Emiten Keluarga Kalla (BUKK) Buka Suara Soal Aturan Free Float 15%
17 September 2026 pukul 12.15 · Baca aslinya ↗
Pasca Dipantau BEI, Bos KETR Borong 48 Juta Saham di Bawah Harga Pasar
18 September 2026 pukul 09.55 · Baca aslinya ↗