Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

BEI Temukan 59 Emiten dengan Kepemilikan Terkonsentrasi Tinggi, Free Float NICK Hanya 0,72%

Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KSEI menemukan PT Charnic Capital Tbk (NICK) memiliki tingkat kepemilikan saham yang terkonsentrasi ekstrem. Hampir seluruh saham (99,28%) dikuasai oleh segelintir pihak, hanya tersisa free float sebesar 0,72%. Penemuan ini didasarkan pada metodologi High Shareholding Concentration per 18 September 2026. BEI sedang menerapkan revisi aturan free float minimum dari 7,5% menjadi 15% dengan target pencapaian bertahap hingga 31 Maret 2026, dilengkapi pemantauan dan pendampingan berkelanjutan.

Direktur BEI Yulianto Aji Sadono menyatakan, berdasarkan metodologi penentuan HSC, sebanyak 99,28% saham NICK dikuasai oleh sejumlah pemegang saham tertentu per tanggal 18 September 2026. Penetapan ini tidak berarti adanya pelanggaran peraturan pasar modal. Dengan masuknya NICK, jumlah emiten dalam daftar saham HSC BEI mencapai 59 perusahaan.

BEI juga menetapkan PT Berdikari Pondasi Perkasa Tbk (BDKR) dan PT Steady Safe Tbk (SAFE) sebagai saham HSC. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) sebelumnya juga masuk dalam daftar HSC, namun statusnya dicabut pada akhir Juni atau awal Juli 2026.

Menurut tiap media