BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bursa Efek Indonesia (BEI) dan KSEI menemukan PT Charnic Capital Tbk (NICK) memiliki tingkat kepemilikan saham yang terkonsentrasi ekstrem. Hampir seluruh saham (99,28%) dikuasai oleh segelintir pihak, hanya tersisa free float sebesar 0,72%. Penemuan ini didasarkan pada metodologi High Shareholding Concentration per 18 September 2026. BEI sedang menerapkan revisi aturan free float minimum dari 7,5% menjadi 15% dengan target pencapaian bertahap hingga 31 Maret 2026, dilengkapi pemantauan dan pendampingan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 11.51
BEI Soroti Gerak Saham Emiten Lippo (LPPF), Ada Apa?
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 21.21
Capital Market Run 2026 Naikkan Kuota Jadi 4.500 Peserta, Edukasi Pasar Modal Diperluas
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 14.50
RUPSLB BEI Mundur ke 28 Oktober, Demutualisasi Masih Abu-Abu
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 14.05
BEI Pantau Ketat JAWA, Ada Apa?
Berita terkait
Dicecar Bursa Terkait Ketentuan Free Float, MBAP Buka Suara
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.22
BEI Tegur Mitrabara Adiperdana (MBAP) Penuhi Free Float, Saat Ini Baru 9,702%
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 10.39
Terungkap! Raffi Ahmad Pegang 62,93% Saham RANS, Free Float 19,96%
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 21.11
OJK: Batas Kepemilikan Saham BEI Maksimal 5% Usai Demutualisasi
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.47