Benny K Harman Minta Kapolri Suyudi Hapus Kultur 'No Viral No Justice' dan Pungli
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman meminta Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menjadikan reformasi kultural sebagai fokus utama kepemimpalaannya. Ia menyoroti fenomena 'no viral no justice' dalam penanganan perkara kepolisian serta meminta toleransi nol terhadap pungutan liar (pungli), pemerasan, dan praktik backing yang melibatkan anggota kepolisian. Benny juga menekankan pentingnya menghentikan pendekatan represif terhadap kelompok masyarakat kecil seperti petani, pengemudi ojek online, dan aktivis. Dalam penanganan perkara pidana, ia mendorong penyidik untuk mengungkap aktor intelektual di balik kejahatan, bukan hanya fokus pada pelaku lapangan. Suyudi sebelumnya menyampaikan komitmennya untuk melakukan perubahan dari internal Polri dengan tema 'Polisi Bersama Masyarakat', termasuk menghindari sikap arogan, tidak berbohong, dan tidak menyalahgunakan kewenangan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Benny K Harman Semprot Komjen Suyudi: Sapu Bersih Kultur 'No Viral No Justice' di Polri!
2 Oktober 2026 pukul 13.09 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Jenderal Suyudi Diharapkan Mampu Hapus Kultur 'No Viral No Justice' dan Pungli
3 Oktober 2026 pukul 17.03 · Baca aslinya ↗