Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BGN Lakukan Refocusing Program MBG dan Tindak Tegas Kelalaian Keamanan Pangan

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan memberikan waktu 2–3 bulan bagi Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokus utama meliputi pemerataan penerima manfaat, pemenuhan standar keamanan pangan, serta percepatan penyaluran bagi 11 juta balita, ibu menyusui, dan ibu hamil dalam 1–2 bulan. Pemerintah juga menargetkan penyelesaian di wilayah 3T dalam satu bulan, penambahan 13.000 titik layanan di Jawa dalam dua bulan, serta sertifikasi SLHS bagi 7.000–8.000 SPPG.

Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono mengambil tindakan tegas menyusul insiden keracunan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, yang diduga akibat 200 hingga 300 ekor ikan tidak disimpan di freezer selama lebih dari 12 jam. Sudaryono mengancam akan memecat tidak dengan hormat Kepala SPPG berstatus ASN melalui BKN, melakukan suspend berat pada dapur terkait, serta membuka kemungkinan jalur hukum. Ia menekankan pentingnya kepatuhan SOP dan meminta petugas yang tidak mampu mengundurkan diri demi keselamatan nyawa penerima manfaat.

Sebagai langkah preventif, BGN memerintahkan sekitar 27.000 kepala dapur untuk memperketat pengolahan makanan. Warta Ekonomi melaporkan bahwa BGN sebelumnya telah menutup 504 dapur MBG, sementara ribuan SPPG lainnya masih dalam tahap pemeriksaan untuk memastikan program berjalan aman dan akuntabel.

Menurut tiap media