BI Pertahankan BI Rate 5,75%, Uang Primer Tumbuh 18,3% pada Juli 2026
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bank Indonesia (BI) mempertahankan BI Rate di kisaran 5,75% pada Agustus 2026 untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi. Keputusan ini mencakup penahanan Deposit Facility pada 4,75% dan Lending Facility pada 6,5%. BI menyatakan likuiditas perekonomi tetap terjaga, tercermin dari pertumbuhan M0 sebesar 18,3% dan M2 sebesar 8,7% pada Juli 2026.
Pertumbuhan M0 didorong oleh peningkatan giro bank umum di BI (22,4%) dan uang kartal (15,1%). Menurut Liputan6.com, pertumbuhan M2 dipengaruhi oleh ekspansi kredit perbankan dan tagihan bersih pemerintah. Sementara itu, JPNN.com melaporkan M2 tumbuh 8,7% pada Juni 2026, juga dipengaruhi oleh penyaluran kredit dan tagihan bersih kepada pemerintah pusat. BI menekankan komitmennya untuk terus memperkuat kebijakan likuiditas guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2026 mencapai 5,29% yoy, sedikit melambat dari 5,61% pada kuartal I-2026. BI juga menilai berbagai risiko global seperti konflik di Timur Tengah dan pengetatan kebijakan moneter AS dalam menetapkan kebijakan suku bunga. Intermediasi perbankan terus menguat dengan didukung ketahanan perbankan yang terjaga.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
BI Jaga Likuiditas, Uang Primer Tumbuh 18,3% pada Juli 2026
19 Agustus 2026 pukul 17.18 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Uang Primer Tumbuh Subur, BI Komitmen Jaga Kecukupan Likuiditas Pasar
19 Agustus 2026 pukul 19.40 · Baca aslinya ↗