Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

PNM Mekaar Dampingi Usaha Blangkon Jawa Bertahan di Era Modern

Tri Damayanti dan suaminya menjalankan usaha pembuatan blangkon tradisional di Pracimantoro, yang tidak hanya menjadi sumber pendapatan keluarga tetapi juga upaya melestarikan budaya Jawa. Usaha ini menghadapi tantangan dalam menjaga produksi tetap berkelanjutan dan memperluas pasar agar blangkon tetap dikenal oleh generasi muda. Sejak menjadi nasabat PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar pada 2023, Tri mendapatkan akses pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku serta pendampingan dan pelatihan pemasaran melalui media sosial. Dengan dukungan ini, usaha blangkonnya semakin dikenal luas, dan keterampilan tradisional pun tetap bertahan di tengah perubahan zaman. Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa pemberdayaan nasabat tidak hanya fokus pada pembiayaan, tetapi juga pada pembangunan pengetahuan dan kepercayaan diri agar usaha dapat tumbuh berkelanjutan. Pendampingan ini diharapkan terus berlanjut agar nasabat seperti Tri dapat terus mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Beberapa laporan menyebutkan lokasi usaha Tri Damayanti di Pracimantoro, sementara SINDOnews menyebutkan bahwa keluarga Tri beroperasi di Jakarta. Perbedaan ini tidak dijelaskan lebih lanjut oleh masing-masing media. Semua sumber menyatakan bahwa Tri menjadi nasabah PNM Mekaar pada 2023 dan menerima dukungan berupa pembiayaan untuk bahan baku serta pelatihan pemasaran melalui media sosial. Direktur Utama PNM, Kindaris, konsisten menekankan bahwa pendekatan pemberdayaan yang menggabungkan pembiayaan dan pendampingan bertujuan untuk memastikan keberlanjutan usaha mikro dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat prasejahtera.

Menurut tiap media