El Nino Kuat 2026-2027 Membawa Kemarau Panjang di Beberapa Wilayah Indonesia
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
BMKG memrediksi fenomena El Nino dengan indeks ENSO Nino3.4 mencapai +2,99 pada Dasarian II Agustus 2026, diprediksi bertahan hingga akhir 2027. Kombinasi kemarau panjang, angin timuran, Monsun Australia aktif, serta potensi IOD positif hingga Oktober 2026 meningkatkan risiko kekeringan dan karhutla di NTT. Di Jawa Barat, BMKG memrediksi puncak musim kemarau pada September-Oktober 2026, dengan intensitas mirip tahun 1997-1998. Status Awas kekeringan meteorologis ditetapkan di Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) dari 21-31 Agustus 2026 karena hari tanpa hujan lebih dari 50 hari. Gubernur Kalteng menyatakan pelaku karhutla di Tatas, Kobar siap ditindak, mengingat cuaca kering berkepanjangan dan prediksi El Nino kuat. Pemerintah Bogor menyediakan 7-9 juta liter air bersih untuk masyarakat. BMKG meminta penghematan air, hindari pembakaran lahan, serta pantau prakiraan cuaca secara berkala.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Media Indonesia
BMKG Ingatkan El Nino Sangat Kuat di NTT Berpotensi Hingga Awal 2027
25 Agustus 2026 pukul 17.36 · Baca aslinya ↗
BMKG Tetapkan Status Awas Kekeringan di Ciayumajakuning hingga 31 Agustus 2026
25 Agustus 2026 pukul 17.40 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Gubernur Kalteng: Pelaku Karhutla Siap Ditindak, Tak Peduli Siapa di Baliknya!
27 Agustus 2026 pukul 15.11 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Dampak El Nino Kuat, BMKG Ingatkan Puncak Kemarau di September dan Oktober
27 Agustus 2026 pukul 16.49 · Baca aslinya ↗