BNPB dan Tim Gabungan Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BNPB berkomitmen melanjutkan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga musim hujan 2026 melalui Satgas Darat, Satgas Udara, dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Di enam provinsi prioritas, 98% kebakaran seluas 72.009,10 hektare telah padam, namun tersisa 939,45 hektare yang belum teratasi. Fenomena kebakaran baru atau munculnya kembali api di lahan yang telah padam masih sering terjadi.
Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan berhasil memicu hujan di Kalimantan Barat dan Tengah pada 8 September 2026 melalui penyemaian 3.000 kg garam. Operasi ini melibatkan 1.408 personel satgas darat yang memadamkan 48 hektare lahan dan satgas udara yang melakukan waterbombing 780.000 liter air untuk 115 hektare lahan. Di IKN, dilakukan 15 kali waterbombing dengan dukungan 53 unit armada udara di enam provinsi prioritas.
Kondisi hotspot menunjukkan tren berbeda; di Kalimantan Barat menurun dari 31 menjadi 12 titik, sementara di Kalimantan Tengah meningkat dari 46 menjadi 63 titik. Dampak kesehatan tercatat oleh Dinkes PPU dengan 2.364 kasus ISPA akibat kabut asap, yang mayoritas menyerang anak-anak dan remaja.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
BNPB Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla hingga Musim Hujan Datang
8 September 2026 pukul 06.35 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Modifikasi Cuaca Berhasil Picu Hujan di Kalimantan, Penanganan Karhutla Tetap Ditingkatkan
9 September 2026 pukul 09.53 · Baca aslinya ↗