Modifikasi Cuaca Berhasil Picu Hujan di Kalimantan, Penanganan Karhutla Tetap Ditingkatkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan berhasil memicu hujan di Kalimantan Barat dan Tengah pada 8 September 2026. Dengan menyemai 3.000 kg garam selama enam jam penerbangan, hujan turun di Kabupaten Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Balangan. Satgas darat 1.408 orang memadamkan 48 hektare, sedangkan satgas udara melakukan waterbombing 780.000 liter air untuk menyelesaikan 115 hektare lahan. Di Kalimantan Barat, hotspot menurun dari 31 menjadi 12 titik, namun di Kalimantan Tengah meningkat dari 46 menjadi 63 titik. Dinkes PPU mencatat 2.364 kasus ISPA akibat kabut asap karhutla, terutama pada anak dan remaja. Operasi dilanjutkan dengan 53 unit armada udara di enam provinsi prioritas serta 15 kali waterbombing di IKN.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 06.35
BNPB Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla hingga Musim Hujan Datang
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 00.30
Update Penanganan Kebakaran Hutan di Kalimantan hingga Sumatera
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 19.05
Padamkan Karhutla, Pasukan dan Helikopter Jepang Mendarat di Kalimantan
VOI · 7 September 2026 pukul 17.20
Karhutla 72 Ribu Hektare, BNPB Sebut 939 Hektare Masih Terbakar
Berita terkait
BNPB: 2.610 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalbar, Jarak Padang di Bawah 1 Km
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.13
BNPB: 2.610 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalbar, Jarak Pandang di Bawah 1 Km
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.13
BNPB Ungkap Titik Hotspot dan Kendala Pemadaman Karhutla di Kalimantan-Sumatera
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 22.00
Kendalikan Karhutla Kalimantan, BNPB Perkuat Modifikasi Cuaca dan Tambah Armada Pemadaman
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 21.00