Jakarta · Rabu, 9 September 2026Cari
WargaKonoha

BNPB Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla hingga Musim Hujan 2026

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan komitmen menjalankan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) hingga musim hujan 2026. Operasi ini melibatkan Satgas Darat dan Udara serta Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menindaklanjuti hujan. Hingga kini, 98% kebakaran di enam provinsi prioritas telah padam dengan total luas 72.009,10 hektare, namun masih tersisa 939,45 hektare yang belum teratasi.

Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) Kementerian Kehutanan bersama tim gabungan berhasil memicu hujan di Kalimantan Barat dan Tengah pada 8 September 2026. Dengan menyemai 3.000 kg garam selama enam jam penerbangan, hujan turun di beberapa kabupaten termasuk Tanah Bumbu, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, dan Balangan. Satgas darat sejumlah 1.408 orang berhasil memadamkan 48 hektare, sementara satgas udara melakukan waterbombing 780.000 liter air untuk menyelesaikan 115 hektare lahan.

Di sisi lain, jumlah hotspot kebakaran menunjukkan perbedaan antar wilayah. Di Kalimantan Barat, hotspot menurun dari 31 ke 12 titik, namun di Kalimantan Tengah justru meningkat dari 46 ke 63 titik. Dinas Kesehatan mencatat 2.364 kasus ISPA akibat kabut asap karhutla, terutama pada anak dan remaja. Operasi tetap dilanjutkan dengan 53 unit armada udara di enam provinsi prioritas serta 15 kali waterbombing di IKN.

Menurut tiap media