BPJPH Dorong Penguatan Ekosistem Halal untuk Perkuat Perekonomian Daerah
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mendorong penguatan ekosistem halal untuk meningkatkan perekonomian daerah dan pertumbuhan usaha, khususnya sektor UMKM. Dalam Talkshow Penguatan Produk Halal pada Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2026 di Surabaya, Sekretaris Utama BPJPH Muhammad Aqil Irham menekankan bahwa sertifikasi halal adalah instrumen ekonomi untuk memberikan nilai tambah, diferensiasi produk, dan daya saing, bukan sekadar administrasi agama. Hal ini berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
BPJPH mengimbau agar pengembangan ekosistem halal diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan daerah seperti RPJMD, RKPD, dan Renstra OPD dengan indikator kinerja lintas sektor. Pemerintah daerah diharapkan menjadi pelaku utama dalam implementasi, fasilitasi, pengawasan, pembinaan UMK, serta pengembangan infrastruktur halal melalui kemitraan lintas sektor. FESyar menjadi wadah sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pemeriksa halal, perbankan, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.
Selain itu, penguatan ekosistem halal bertujuan meningkatkan kepercayaan konsumen domestik agar tidak beralih ke produk impor. Di pasar internasional, terdapat peluang ekspor signifikan bagi pelaku usaha halal Indonesia, terutama ke 57 negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
SINDOnews
BPJPH Dorong Ekosistem Halal, FESyar Jadi Wadah Sinergi Stakeholders
26 September 2026 pukul 12.46 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
BPJPH: Penguatan ekosistem halal perkuat perekonomian daerah
26 September 2026 pukul 12.54 · Baca aslinya ↗
JawaPos
FESyar Jadi Wadah Sinergi, BPJPH Dorong Ekosistem Halal Perkuat Ekonomi Daerah
27 September 2026 pukul 11.00 · Baca aslinya ↗