Bulan Menjauh dari Bumi, Dampak pada Gerhana dan Rotasi Bumi
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Bulan sedang menjauh dari Bumi dengan laju sekitar 3,8 cm per tahun, akibat interaksi pasang surut dan gravitasi antara keduanya. Jarak rata-rata Bulan dari Bumi saat ini sekitar 384.400 kilometer. Perubahan ini diukur menggunakan eksperimen Lunar Laser Ranging dengan memanfaatkan reflektor yang ditinggalkan oleh misi Apollo pada era 1960-an.
Menjauhnya Bulan berdampak pada fenomena astronomi di masa depan. Saat ini, ukuran tampak Bulan dan Matahari hampir sama sehingga memungkinkan terjadinya gerhana matahari total. Namun, seiring waktu, Bulan akan tampak semakin kecil. Menurut ilmuwan NASA, sekitar 600 juta tahun lagi, gerhana matahari total tidak akan terlihat lagi dari Bumi. Selain itu, rotasi Bumi juga mengalami perlambatan, yang meningkatkan panjang hari sebesar 2,4 milidetik per abad.
Perubahan ini juga berkaitan dengan aktivitas luar angkasa terkini. Misalnya, rencana misi CAPSTONE NASA pada 2027 untuk menguji navigasi otonom di orbit Bulan, serta prediksi tabrakan tahap atas roket Falcon 9 SpaceX pada 2026. Data dari misi Chang'e-6 Tiongkok juga mengungkapkan anomali magnetik Bulan yang memengaruhi angin matahari.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Fakta-Fakta Bulan Kian Menjauhi Bumi, Dampaknya Dirasakan Manusia
16 Agustus 2026 pukul 10.30 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
Bulan Terus Menjauh dari Bumi, Seberapa Besar Dampaknya?
17 Agustus 2026 pukul 21.19 · Baca aslinya ↗