Bulan Terus Menjauh dari Bumi, Seberapa Besar Dampaknya?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bulan bergerak menjauh dari Bumi dengan laju sekitar 3,8 sentimeter per tahun akibat interaksi pasang surut dan gravitasi. Gravitasi Bulan menarik air laut Bumi, membentuk tonjolan pasang surut, dan karena Bumi berputar lebih cepat, energi berpindah sehingga orbit Bulan perlahan melebar. Jarak rata-rata Bulan dari Bumi saat ini adalah sekitar 384.400 kilometer, cukup untuk menampung sekitar 30 planet seukuran Bumi di antaranya.
Perubahan jarak ini terukur menggunakan Lunar Laser Ranging dengan reflektor dari misi Apollo. Dampaknya meliputi perlambatan rotasi Bumi, yang meningkatkan panjang hari sebesar 2,4 milidetik per abad. Dalam jangka waktu sangat panjang, Bulan tidak akan lagi tampak cukup besar untuk menutupi Matahari sepenuhnya, sehingga gerhana matahari total tidak akan terjadi lagi.
Fenomena ini juga berkaitan dengan aktivitas luar angkasa terkini, termasuk rencana misi CAPSTONE NASA pada 2027 untuk menguji navigasi otonom di orbit Bulan dan prediksi tabrakan tahap atas roket Falcon 9 SpaceX pada 2026. Selain itu, data dari misi Chang'e-6 Tiongkok mengungkap pengaruh anomali magnetik Bulan terhadap angin matahari.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 10.30
Fakta-Fakta Bulan Kian Menjauhi Bumi, Dampaknya Dirasakan Manusia
Berita terkait
Bulan Terus Menjauhi Bumi, Manusia Mulai Rasakan Dampaknya
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 12.40
Perlombaan Antariksa Meningkat, Akankah Bulan Menjadi Tempat Pembuangan Sampah Baru?
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 10.30
NASA Ungkap Fakta Gravitasi Bumi yang Menghilang
CNBC Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 20.20
Bulan Terus Menjauhi Bumi, Dampaknya Mulai Terasa
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 08.15