Calon Gubernur BI: Rupiah Lebih Kuat dari Rp17.700/US$, CAD Melebar pada KQ II
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Calon Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyatakan nilai tukar rupiah saat ini (Rp17.700/US$) lebih rendah dari nilai fundamentalnya, sehingga rupiah seharusnya bisa menguat lebih dari level tersebut. Destry menilai tekanan rupiah ke belakang lebih disebabkan faktor sentimen pasar global daripada masalah fundamental ekonomi Indonesia. Ia menambahkan, ketika sentimen pasar membaik, nilai rupiah bisa cepat menguat, dan sebaliknya.
Untuk memperkuat stabilitas nilai tukar jangka panjang, Destry menekankan pentingnya memperbaiki neraca pembayaran melalui peningkatan kinerja ekspor dan jasa ekport. Ia juga menyoroti tantangan ekspor di tengah CAD melebar pada KQ II 2026. Defisit transaksi berjalan mencapai 12,5 miliar dolar AS (3,3% PDB), naik dari 3,6 miliar dolar AS (1,0% PDB) pada KQ I. Penguatan ketahanan eksternal menjadi tantangan untuk mendukung nilai tukar rupiah jangka panjang, sementara sentimen pasukang memengaruhi pergerakannya dalam jangka pendek.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Calon Gubernur BI Sebut Rupiah Harusnya Lebih Kuat dari Rp17.700/US$
26 Agustus 2026 pukul 14.30 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Destry soroti tantangan ekspor di tengah CAD melebar pada kuartal II
26 Agustus 2026 pukul 15.34 · Baca aslinya ↗