Destry soroti tantangan ekspor di tengah CAD melebar pada kuartal II
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Calon Gubernur BI Destry Damayanti menyoroti tantangan ekspor di tengah CAD melebar pada KQ II 2026. Defisit transaksi berjalan mencapai 12,5 miliar dolar AS (3,3% PDB), naik dari 3,6 miliar dolar AS (1,0% PDB) pada KQ I. Destry menekankan peningkatan ekspor sebagai prioritas untuk memperkuat sektor eksternal, sekaligus menyatakan investasi portofolio perlu diperhatikan. Ia juga menjelaskan penurunan outstanding SRBI dari Rp1.100 triliun ke Rp1,050 triliun untuk menambah likuiditas dan menyelaraskan suku bunga pasar dengan overnight rate. Penguatan ketahanan eksternal menjadi tantangan untuk mendukung nilai tukar rupiah jangka panjang, sementara sentimen pasukang memengaruhi pergerakannya dalam jangka pendek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 14.30
Calon Gubernur BI Sebut Rupiah Harusnya Lebih Kuat dari Rp17.700/US$
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 15.33
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Soroti Intermediasi Perbankan dan Wait and See Data Ekonomi
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 12.12
Video: Bos Sekuritas Nilai Target PDB - Rupiah Prabowo 2027 Realistis
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 09.05
IHSG Dibuka Naik Tipis ke 6.507, Rupiah Ikut Menguat Jadi Rp 17.690/Dolar AS
Berita terkait
Rupiah menguat dipengaruhi respons positif pasar atas pidato Presiden
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.50
Destry soroti tantangan ekspor di tengah CAD yang defisit pada TW-II
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 15.34
Rupiah menguat seiring penurunan harga minyak mentah dunia
ANTARA News · 26 Agustus 2026 pukul 10.36
DSI Ungkap Potensi Optimalisasi Ekspor SDA hingga Rp88,4 T per Tahun
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 10.30