Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

CEO Anthropic Akui Krisis Kepercayaan Publik terhadap AI di Forum Ekonomi Dunia

CEO Anthropic, Dario Amodei, dalam Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos mengakui adanya krisis kepercayaan publik terhadap kecerdasan buatan (AI). Ia menjelaskan bahwa skeptisisme masyarakat bukan sekadar akibat peringatan yang disampaikan pemimpin industri, melainkan berasal dari krisis kepercayaan yang sudah lama terjalin antara publik dengan korporasi dan pemerintah. Masyarakat cenderung mencurigai bahwa pihak-pihak tersebut bermaksud merugikan.

Amodei menanggapi kritik dari investor Gavin Baker yang menuduh bahwa narasi negatif dari pemimpin industri justru memicu penolakan publik terhadap AI. Amodei menegaskan bahwa pesan yang disampaikannya selalu seimbang antara potensi bahaya dan manfaat AI. Ia menekankan bahwa industri teknologi harus membuktikan janjinya secara nyata di lapangan, bukan hanya mengandalkan strategi pemasaran. Sebagai contoh, klaim bahwa AI dapat menyembuhkan kanker baru akan terdengar meyakinkan ketika benar-benar terwujud.

Amodei menolak pandangan bahwa AI harus dikendalikan hanya oleh segelintir perusahaan besar atau dikembangkan sepenuhnya secara terbuka. Ia mendukung regulasi yang mengatasi risiko siber, biologis, serta AI yang menyimpang, serta pembentukan lembaga pengawas serupa FINRA. Selain itu, Amodei melunakkan peringatannya sebelumnya terkait potensi hilangnya 50% pekerjaan akibat AI, dan kini lebih menekankan peran AI sebagai pengganda produktivitas hingga 10 kali lipat. Sikap serupa juga terlihat dari CEO OpenAI, Sam Altman.

Menurut tiap media