Citibank Indonesia DPK-naik 23% ke Rp72,6T, Laba Bersih Turun 13% ke Rp994M
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Citibank Indonesia mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 23,29% secara tahunan mencapai Rp72,6 triliun pada semester I 2026, didorong oleh peningkatan dana giro hingga Rp60,4 triliun atau 36,5% secara tahunan. Rasio dana murah bank ini naik dari 75,16% menjadi 83,23% pada periode yang sama. Di sisi penyalihan, kredit tumbuh 8% (Warta Ekonomi) hingga 8,05% (ANTARA News) menjadi Rp29,9 triliun. Meski demikian, laba bersih turun 13% (Warta Ekonomi) mencapai Rp994 miliar (ANTARA News) akibat volatilitas pasar dan penjualan aset keuangan. CEO Citibank Indonesia, Batara Sianturi, menyatakan pertumbuhan berkelanjutan didukung oleh tiga lini bisnis: banking, markets, dan services. Kualitas aset tetap kuat dengan NPL 0,19% dan CAR 31,43%. Likuiditas juga solid dengan LCR 276,26%, jauh di atas standar regulator. Cost to Income Ratio (CIR) tercatat 51,17% menurut ANTARA News. Citibank akan memanfaatkan jaringan global untuk mendukung bisnis di Indonesia, khususnya dalam pembiayaan korporasi dan pasar modal, sambil terus memperkuat layanan digital.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
DPK Tumbuh 23%, Citibank Indonesia Kantongi Dana Rp72,6 Triliun
20 Agustus 2026 pukul 19.00 · Baca aslinya ↗
ANTARA News
Citi Indonesia cetak laba bersih Rp994 miliar di semester I-2026
20 Agustus 2026 pukul 19.30 · Baca aslinya ↗