Dampak dan Kepastian Insentif Motor Listrik terhadap Industri dan Pembiayaan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai program insentif motor listrik sebesar Rp3 juta per unit dengan total anggaran Rp3 triliun berpotensi meningkatkan permintaan pembiayaan masyarakat. Purbaya Yudhi Sadewa menyebut anggaran ini dapat mendukung produksi hingga 100.000 unit motor listrik nasional per tahun. Data OJK menunjukkan pembiayaan kendaraan listrik mencapai Rp25,49 triliun pada Juli 2026, tumbuh 37,84 persen yoy, dengan pertumbuhan segmen roda dua listrik dan hibrida sebesar 48,87 persen.
Di sisi lain, Periklindo mendesak pemerintah memberikan kepastian pencairan insentif tersebut. Ketua Periklindo, Moeldoko, mengkritik kebijakan yang berubah-ubah karena menyebabkan penurunan penjualan serta mengancam bisnis dealer dan pabrikan akibat konsumen menunda pembelian. Moeldoko mengusulkan skema insentif dengan kepastian jangka panjang, minimal selama tiga tahun, guna stabilitas rencana bisnis dan investasi pelaku industri.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
OJK Ramal Insentif Motor Listrik Rp3 Juta Dongkrak Pembiayaan Multifinance
21 September 2026 pukul 17.55 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Insentif Motor Listrik Belum Cair, Moeldoko Beri Kata-Kata Tak Terduga
22 September 2026 pukul 06.05 · Baca aslinya ↗