Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Pastikan Kredit Bank BUMN untuk Program Pemerintah Tak Macet Berkat Jaminan Negara

Dony Oskaria, COO Danantara Indonesia dan Kepala BP BUMN, menegaskan bahwa kredit bank BUMN untuk program pemerintah, termasuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), tidak akan mengalami kredit macet atau non-performing loan (NPL). Hal ini dikarenakan pinjaman tersebut menggunakan skema jaminan negara, sehingga risiko kredit macet pada bank Himbara dapat diminimalisir. Dony menjelaskan bahwa hubungan antara bank BUMN dan pelaksana program pemerintah tetap menggunakan mekanisme bisnis-to-bisnis (B2B) melalui kredit normal, bukan pendanaan langsung ke program pemerintah.

Dony menyatakan bahwa kredit yang paling aman adalah kredit yang dijamin negara, sehingga tidak mungkin mengalami kredit macet. Sebagai contoh, pembiayaan Agrinas Pangan melalui BRI mendapatkan jaminan negara, yang menurutnya merupakan bentuk jaminan paling aman bagi pihak perbankan. Menurut CNN Indonesia, PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai salah satu perusahaan yang memanfaatkan pinjaman dari Himbara. Pinjaman tersebut dijamin oleh negara dan sebelumnya mendapatkan dana sebesar Rp240 triliun.

Dana ini digunakan untuk pendanaan Koperasi Desa Kemitraan Mandiri Pangan (KDKMP) atau Kopdes. Pinjaman dengan nilai angsuran Rp40 triliun per tahun dalam enam tahun ini akan mulai dibayarkan pada September 2026 setelah melalui verifikasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Model kredit yang diterapkan memberikan fasilitas hingga Rp3 miliar per gerai KDKMP. Dony menegaskan bahwa jaminan negara ini justru menjaga kualitas kredit lebih baik dibandingkan pembiayaan komersial biasa, sehingga kesehatan perbankan tetap terjaga.

Menurut tiap media