Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Danantara Rencastrukturisasi 200 Entitas BUMN hingga 2026

Danantara Asset Management menargetkan hanya 200 entitas BUMN pada akhir 2026 melalui penutupan, likuidasi, divestasi, dan restrukturisasi. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk menghindari dampak negatif pada ekosistem. Beberapa perusahaan seperti PP, Adhi Karya, Brantas, dan Nindya Karya ditargetkan digabung terlebih dahulu karena dianggap paling mudah dilakukan. PT Waskita Karya dan PT Wijaya Karya memerlukan restrukturisasi sebelum digabung, sementara PT Hutama Karya dinilai keuangan relatif sehat. Presiden Prabowo Subianto menargetkan hanya 300 BUMN pada akhir 2026, dengan restrukturisasi korporasi terbesar di dunia yang diproyeksikan menghemat biaya overhead sebesar Rp 50 triliun. Pemerintah telah menutup 290 BUMN dan berencana menutup 750 BUMN lagi, hanya BUMN yang produktif dan menciptakan nilai tambah yang akan dipertahankan.

Menurut tiap media