Danantara Telusuri Rumor Merger Mitratel dan Tower Bersama
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
BPI Danantara melalui Chief Operating Officer (COO) Donny Oskaria membuka suara terkait kabar merger PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, anak usaha Telkom Indonesia. Donny menyatakan proses verifikasi dilakukan karena transaksi ini merupakan aksi korporasi, bukan aksi pemegang saham, dan masih berada pada level internal perusahaan yang perlu dikonfirmasi lebih lanjut ke Telkom. Ia menegaskan Telkom terbuka untuk merger dengan perusahaan swasta jika sesuai dengan roadmap strategisnya, namun prosesnya harus melalui hierarki yang ada di Telkom.
Mitratel melalui SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menyatakan bahwa sebagai bagian dari TelkomGroup, Mitratel secara rutin mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk mendukung pengembangan bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang. Donny menekankan bahwa setiap perusahaan memiliki rencana kerja masing-masing, dan keputusan merger akan sangat bergantung pada strategi bisnis yang sedang dijalankan masing-masing pihak.
Serupa dengan kabar yang pernah muncul pada 2015, pasar sempat membicarakan kemungkinan Mitratel akan mengajukan rencana merger dengan Tower Bersama melalui penasihatnya. Namun, transaksi tersebut akhirnya dibatalkan karena tidak mendapatkan persetujuan yang diperlukan. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak Telkom mengenai rencana merger tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Ada Isu Mitratel Merger dengan Tower Bersama, Danantara Bilang Begini
31 Agustus 2026 pukul 13.17 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Soal Isu Merger MTEL dengan TBIG, Danantara Buka Suara
31 Agustus 2026 pukul 14.35 · Baca aslinya ↗