Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Ada Isu Mitratel Merger dengan Tower Bersama, Danantara Bilang Begini

Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka suara terkait kabar merger PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) dan PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel, anak usaha Telkom Indonesia. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Donny Oskaria, menyatakan akan menelusuri lebih lanjut mengenai kabar tersebut, karena transaksi ini merupakan aksi korporasi, bukan aksi pemegang saham. Ia menyatakan bahwa perusahaan pelat merah terbuka untuk merger dengan perusahaan swasta jika sesuai dengan roadmap strategisnya. Namun, ia menegaskan bahwa proses ini masih berada pada level internal perusahaan dan perlu dikonfirmasi lebih lanjut ke Telkom mengenai progresnya.

Mengutip laporan CNBC Indonesia, pasar sempat membicarakan kemungkinan Mitratel akan mengajukan rencana merger dengan Tower Bersaja melalui penasihatnya. Sebelumnya, pada 2015, Tower Bersama pernah berencana mengakuisisi saham Mitratel, namun transaksi tersebut akhirnya dibatalkan karena tidak mendapatkan persetujuan yang diperlukan. Terkait kabar ini, Mitratel melalui SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom, Ahmad Reza, menyatakan bahwa sebagai bagian dari TelkomGroup, Mitratel secara rutin mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk mendukung pengembangan bisnis dan menciptakan nilai jangka panjang.

Donny menekankan bahwa setiap perusahaan memiliki rencana kerja masing-masing, dan keputusan mengenai merger akan sangat bergantung pada strategi bisnis yang sedang dijalankan oleh masing-masing pihak.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait