Defisit Transaksi Berjalan Kuartal II-2026 Melebar Menjadi 12,5 Miliar Dolar AS
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Bank Indonesia (BI) melaporkan defisit transaksi berjalan pada kuartal II 2026 sebesar 12,5 miliar dolar AS atau 3,3% dari PDB, melonjak drastis dari defisit 3,6 miliar dolar AS (1,0% PDB) pada kuartal pertama yang sama. Kenaikan defisit ini dipengaruhi oleh faktor-faktor yang bersifat temporer, terutama peningkatan impor minyak akibat harga minyak dunia yang tinggi serta penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas akibat kenaikan impor nonmigas untuk kebutuhan ekonomi dalam negeri. Meskipun demikian, transaksi modal dan finansial mencatat surplus sebesar 12,0 miliar dolar AS, didukung oleh peningkatan investasi langsung dan portofolio asing. Cadangan devisa BI pada akhir Juni 2026 tetap kuat sebesar 145,6 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 5,6 bulan impor, di atas standar internasional 3 bulan impor.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Defisit Transaksi Berjalan RI Tembus US$12,5 M, Setara 3,3% PDB!
21 Agustus 2026 pukul 10.51 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
Defisit Transaksi Berjalan RI Melebar Jadi US$3,6 Miliar di Kuartal II
21 Agustus 2026 pukul 12.20 · Baca aslinya ↗
VOI
Defisit Transaksi Berjalan Kuartal II-2026 Naik ke 12,5 miliar dolar AS
21 Agustus 2026 pukul 13.05 · Baca aslinya ↗