Defisit Transaksi Berjalan RI Melebar Jadi US$3,6 Miliar di Kuartal II
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan Indonesia pada kuartal II 2026 mencapai 12,5 miliar dolar AS atau 3,3% dari PDB, melonjak drastis dibandingkan defisit 3,6 miliar dolar AS (1,0% PDB) pada kuartal sebelumnya. Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan peningkatan defisit ini dipengaruhi oleh faktor temporer, terutama kenaikan impor minyak akibat harga minyak dunia yang tinggi, sekaligus penurunan surplus neraca perdagangan nonmigas hingga surplus yang lebih rendah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 13.05
Defisit Transaksi Berjalan Kuartal II-2026 Naik ke 12,5 miliar dolar AS
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 10.51
Defisit Transaksi Berjalan RI Tembus US$12,5 M, Setara 3,3% PDB!
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 12.56
Defisit Transaksi Berjalan RI Capai USD 12,5 Miliar, 3,3 Persen dari PDB
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 09.48
Kurs rupiah dipengaruhi rilis data NPI kuartal II-2026
Berita terkait
Utang Luar Negeri Indonesia Tembus 453,4 Miliar Dolar AS pada Kuartal I 2026
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.51
BI Rate 5,75 Persen, Ekonom: Pilihan Paling Tepat untuk Kondisi Saat Ini
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.57
Bos BI Ungkap Strategi Bank Sentral Sukses Perkuat Rupiah
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.40
BI masih kedepankan stabilitas seiring tekanan global belum mereda
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 17.25