Direktur Summarecon Terjaring OTT KPK, Saham SMRA Turun 13,25%
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto Pitojo Adhi, terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK bersama 16 orang lainnya. Ia diduga menyerahkan uang Rp1,5 miliar melalui perantara untuk membuka blokir HGB di Kabupaten Bogor. Penangkapan ini memicu penurunan harga saham SMRA sebesar 13,25% ke level Rp288 per saham pada Selasa (15/9/2026), dengan anjlok total 21,88% sepanjang tahun 2026.
Kinerja keuangan perusahaan semester I-2026 menjadi pemicu penurunan pasar, dengan pendapatan menurun 7,18% menjadi Rp4,25 triliun dan laba bersih menurun 33,98% menjadi Rp332,39 miliar. Namun, total aset perusahaan tumbuh 7,72% mencapai Rp41,30 triliun, didorong oleh marketing sales tahun 2025 yang mencapai Rp5,53 triliun, melampaui target.
Saham SMRA mengalami pergerakan tambahan pada Rabu (16/9) dengan naik 4,17% menjadi Rp300 dan volume 44,38 juta saham.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Presdir Summarecon Agung Terjaring OTT KPK, Saham SMRA Rontok
16 September 2026 pukul 09.35 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Saham Summarecon Bangkit usai Ambrol 13% Buntut Dirut Kena OTT KPK
16 September 2026 pukul 10.16 · Baca aslinya ↗