Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

DPR dan Netizen Bentrok soal RUU Perampasan Aset, Dasco Turun ke Demonstrasi

RUU Perampasan Aset yang sebelumnya didukung oleh AMPB dan disetujui DPR untuk disahkan paling lambat 15 Desember 2026 tiba-tiba memicu penolakan di kalangan netizen di X. Netizen menuding RUU tersebut belajar diprank karena sebenarnya menyasar aset sipil, bukan hanya koruptor. Khawatir aset masyarakat sipil dan aktivis berpotensi disita. Beberapa netizen menilai kekhawatiran publik belum sepenuhnya memahami isi RUU. DPR berkomitmen mengantongi atau mundur dari jabatan jika tidak selesai.

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad ditarik langsung ke lokasi demonstrasi di Kompleks Parlemen Senayan untuk berdialog langsung dengan massa. Langkah ini diapresiasi oleh Muhammad Burhanuddin, Ketua Umum DPP GAN dan Koordinator Nasional FORNAS 08, sebagai bentuk tanggung jawab pejabat negara terhadap aspirasi rakyat. Dasco juga menyatakan siap mundur dari posisinya jika RUU Perampasan Aset tidak disahkan paling lambat Desember 2026. Menurut Burhanuddin, keberanian Dasco membuka ruang dialog dan memberikan solusi cepat justru membuktikan bahwa DPR tidak alergi kritik.

Ketua Umum Pasprobo Saiful Chaniago memuji langkah Dasco yang langsung menerima para pendemo. Menurutnya, sikap Dasco membuka ruang dialog dan memberikan jawaban konkret menjadi teladan bagi pejabat negara. Di tengah situasi yang memanas, Dasco hadir, mendengarkan, dan memberikan solusi cepat. Saiful menyoroti komitmen Dasco yang menyatakan siap mundur jika RUU tidak disahkan hingga 15 Desember 2026. Pernyataan ini dinilai sebagai bentuk keberanian politik dan keseriusan DPR dalam merespons tuntutan publik.

Menurut tiap media