DPR Sahkan APBN 2027 Rp4.106 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 6%
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
DPR RI resmi menyetujui RUU APBN 2027 dengan total belanja negara Rp4.106,26 triliun. Pendapatan negara ditetapkan Rp3.435,10 triliun, didukung penerimaan perpajakan Rp2.911,95 triliun dan PNBP Rp522,48 triliun. Defisit anggaran mencapai Rp671,16 triliun atau 2,4 persen dari PDB, dengan keseimbangan primer berada di minus Rp20,85 triliun.
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6 persen dan inflasi 2,5 persen pada 2027. Belanja diprioritaskan untuk pendidikan (Rp824 triliun), perlindungan sosial (Rp539,7 triliun), ketahanan pangan (Rp195,3 triliun), serta kedaulatan pangan. Investasi disengajakan untuk mencapai tingkat investasi 7 persen melalui sinergi dengan Danantara.
Pendapatan negara terbagi: Belanja Kementerian/Lembaga Rp1.556,89 triliun, Belanja Non KL Rp1.814,36 triliun, dan Transfer ke Daerah Rp735,00 triliun. Peningkatan belanja ini bertujuan mendukung program kerja prioritas Presiden Prabowo Subianto dengan peningkatan target pendapatan dari sektor perpajakan dan PNBP.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
DPR Sahkan Belanja Negara RUU APBN 2027 sebesar Rp 4.106 Triliun
29 September 2026 pukul 20.00 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
APBN 2027 Resmi Disahkan, Pemerintah Bongkar Jurus Baru Kejar Ekonomi Tumbuh 6 Persen
30 September 2026 pukul 17.36 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Belanja APBN 2027 Dipatok Rp4.106 T, Mampukah Dongkrak Ekonomi RI?
1 Oktober 2026 pukul 07.26 · Baca aslinya ↗