Dua Orang Tewas Tertabrak KRL di Jakarta, KAI dan Pemprov DKI Komitmen Tingkatkan Keselamatan
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Dua orang tewas tertabrak KRL di Jakarta pada pagi Kamis (20/8). Insiden pertama terjadi di Tebet, Jakarta Selatan, saat seorang laki-laki berusia 80 tahun bernama Ishak terserempet KRL jurusan Bogor-Jakarta. Insiden kedua terjadi di antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper, Jakarta Barat, saat sepeda motor yang dikendarai seorang siswa SMA berinisial DK (18) tertembus KA 1914A relasi Duri-Tangerang, menyebabkan kematiannya. Kedua kejadian ini menyebabkan gangguan operasional Commuter Line, termasuk keterlambatan KA 1183 jurusan Bogor-Jakarta Kota yang tertembus orang di antara Stasiun Pasar Minggu dan Manggarai.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta akan menutup permanen kedua perlintasan liar yang menjadi lokasi kecelakaan. Manager Humas KAI Franoto Wibowo menyatakan penutupan dilakukan sebagai upaya meningkatkan keselamatan, meskipun masih ada penolakan dari masyarakat. KAI juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar terkait penutupan perlintasan liar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan bahwa Pemprov DKI dan PT KAI harus bekerja sama untuk mencegah insiden serupa terjadi di masa depan. Ia menjelaskan bahwa Pemprov DKI telah membangun pagar di sejumlah ruas jalur kereta untuk mencegah masyarakat menyeberangi rel secara sembarangan, namun kolaborasi lebih lanjut diperlukan untuk mengurangi atau menyelesaikan kejadian serupa. KAI menegaskan komitmennya untuk menutup semua perlintasan liar yang dinilai membahayakan perjalanan KA dan keselamatan masyarakat.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
kumparan
Dua Warga Tertabrak KRL, Pramono: Pemprov DKI dan KAI Harus Cari Solusi Bersama
20 Agustus 2026 pukul 15.59 · Baca aslinya ↗
Detik.com
2 Orang Tertemper KRL, KAI Segera Tutup Perlintasan Liar Tebet dan Kalideres
21 Agustus 2026 pukul 07.19 · Baca aslinya ↗