Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

El Nino Godzilla Membuat Kebakaran Hutan di Indonesia Membuat Udara Singapura Tercemar

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni memperingatkan El Nino Godzilla dapat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Fenomena ini disebabkan oleh anomali suhu permukaan laut Pasifik ekuator timur yang melonjak lebih dari 2 derajat Celsius di atas rata-rata normal. BMKG memprediksi El Nino kategori sangat kuat ini berpotensi bertahan hingga awal tahun 2027. Dua periode El Nino Godzilla paling parah terjadi pada 1997-1998 dan 2015-2016, yang sebelumnya menyebabkan kemarau terburuk dan kebakaran hutan yang menyebabkan asap mencekik Asia Tenggara. Dampak utama El Nino Godzilla bagi Indonesia adalah mempercepat kebakaran hutan dan lahan yang sedang terjadi.

Kebakaran hutan di Indonesia memengaruhi kualitas udara di Singapura. Pada Selasa (15/9/2026), seluruh lima wilayah di Singapura mencatat kualitas udara tidak sehat, menandai kondisi terburuk sejak September 2019. Kabut asap tebal berasal dari kebakaran di Kalimantan dan Sumatera yang bergeser ke arah Singapura akibat perubahan arah angin. Tahun ini, kebakaran hutan di Indonesia semakin parah dengan lebih dari 9.000 hotspot terdeteksi pada Agustus, angka tertinggi sejak 2015. Hingga pertengahan September, lebih dari 7.000 hotspot telah tercatat berdasarkan data platform SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Situasi ini memburuk akibat El Nino yang menyebabkan cuaca lebih kering. Malaysia juga terdampak parah, dengan pemerintah memindahkan pidato Hari Kemerdekaan ke dalam ruangan dan menyatakan status darurat di sebagian Sarawak.

Praktik pembakaan lahan melalui pembakaran serak kering di lahan gambut menjadi penyebab utama kebakaran. Pemerintah Indonesia memperluas operasi pemadaman termasuk menggunakan helikopter bantuan Jepang dan menerima dukungan dari Malaysia. National Environment Agency (NEA) memperkirakan kabut asap akan bertahan 24 jam ke depan dengan kualitas udara tetap tidak sehat. Prediksi curah hujan minggu depan diharapkan dapat memberikan sedikit penyelesaian.

Menurut tiap media