Dampak El Nino terhadap Penurunan Kapasitas PLTA di Indonesia
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Fenomena El Nino menyebabkan penurunan debit air sungai yang berdampak signifikan pada produksi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di beberapa wilayah Indonesia. Di Sulawesi Bagian Selatan, kapasitas listrik berkurang hingga 650 MW, yang memengaruhi PLTA Poso, Bakaru, Malea, dan sejumlah PLTM. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi bahwa penurunan debit air juga terjadi di wilayah Papua dan Papua Selatan hingga Asmat, sehingga produksi listrik tidak optimal.
Untuk mengatasi defisit tersebut, PT PLN (Persero) menambah kapasitas melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dilengkapi Battery Energy Storage System (BESS). Selain itu, PLN memperbaiki pembangkit yang rusak, seperti PLTU Jeneponto berkapasitas 2 x 100 MW, serta menangani gangguan kelistrikan di Kalimantan. Menteri ESDM menyatakan bahwa pemerintah sedang memperbaiki kondisi ini secara bertahap dan akan mengevaluasi kendala kelistrikan nasional untuk langkah antisipasi di daerah terdampak kemarau.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
El Nino Terbukti Berdampak ke RI, Listrik di Sulawesi Berkurang 650 MW
22 September 2026 pukul 13.28 · Baca aslinya ↗
Sulawesi Defisit Listrik Gegara El Nino, Ini Solusi dari PLN
22 September 2026 pukul 14.55 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
El Nino Tekan Produksi PLTA, PLN Perbaiki Tata Kelola Hadapi Susut 650 MW
22 September 2026 pukul 16.00 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Listrik PLTA Merosot Dampak El Nino, Pemerintah Siapkan Pembangkit Pengganti
22 September 2026 pukul 18.30 · Baca aslinya ↗