Jakarta · Jumat, 2 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Evaluasi Puskesmas Depok Usai Tragedi Ibu dan Bayi dalam Persalinan

Dinas Kesehatan Kota Depok mengakui tragedi pada seorang ibu (IN, 31) yang mengalami kehilangan bayi dan rahim robek saat persalinan di UPTD Puskesmas Tapos pada 23 September 2026. Pasien dirujuk ke RS Setya Bhakti pada 24 September pukul 01.00 WIB karena bayi belum kunjung turun, namun saat operasi ditemukan rahim robek dan bayi meninggal. Untuk mencegah kematian ibu, dilakukan hiserektomi. DPRD Kota Depok menemukan kesalahan prosedur rujukan tidak sesuai Permenkes serta anak bidan bermain di area persalinan. Dinkes mengajukan audit Maternal Perinatal Surveillance Response melibatkan dokter independen dari RSPAD Gatot Subroto dan RS Gatot Soebroto untuk menyelidiki kesalahan prosedur.

Menurut tiap media