Gasifikasi Batu Bara Menjadi Metanol di Kutai Timur Dimulai
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Kementerian ESDM meresmikan Proyek Strategis Nasional Gasifikasi Batu Bara menjadi Metanol di Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kutai Timur, pada 31 Agustus 2026. Proyek yang dikembangkan oleh PT Bumi Etam Chemical (BEC), patungan PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal, menggunakan lahan 943 hektare (sedangkan Liputan6.com menyebut 93 hektar). Proyek mengolah 7.70-7.78 juta ton batu bara berkalori 3.300-3.400 kcal/kg per tahun menjadi metanol standar IMPCA Grade. Terdapat perbedaan produksi: Detik.com menyebut 1,3 juta ton metanol per tahun, sedangkan Liputan6.com menyebut 2 juta ton metanol per tahun. Proyek ini menghemat devisa negara Rp 7,1 triliun per tahun dan mengurangi impor metanol 1,3 juta ton. Fasilitas dilengkapi gasifikasi, reaktor sintesis, pembangkit listrik, pengolahan air, terminal pelabuhan, serta teknologi pengendalian emisi dan Carbon Capture and Storage (CCS). Target commissioning diproyeksikan pada tahun 2029.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol Dimulai, Hemat Devisa Rp 7 Triliun
31 Agustus 2026 pukul 22.45 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Resmi Groundbreaking, Gasifikasi Batu Bara Kutai Timur Hemat Devisa Rp 7,1 Triliun
1 September 2026 pukul 10.30 · Baca aslinya ↗