Resmi Groundbreaking, Gasifikasi Batu Bara Kutai Timur Hemat Devisa Rp 7,1 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9337113/original/044957000_1788232819-email-attachment_2026_09_01_ariefhakim-at-klyid_wamen-esdm-mulai-proyek-gasifikasi-batu-bara-jadi-metanol-potensi-hemat-devisa-rp-71-triliun_1000426449.jpg)
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung resmi memulai proyek gasifikasi batu bara menjadi metanol di Batuta Chemical Industrial Park (BCIP), Kutai Timur. Proyek Strategis Nasional (PSN) ini menggunakan teknologi gasifikasi 7,7 juta ton batu bara per tahun menjadi 2 juta ton metanol dengan standar IMPCA. Proyek patungan PT Bumi Etam Chemical (BEC) antara PT Arutmin Indonesia dan PT Kaltim Prima Coal menghemat devisa negara Rp 7,1 triliun per tahun serta mengurangi impor metanol 1,3 juta ton. Fasilitas 93 hektar akan menciptakan lapangan kerja, mendukung industri petrokimia, formaldehida, FAME, dan program B50 dengan emisi terkontrol serta integrasi CCS. Target commissioning 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 22.45
Proyek Gasifikasi Batu Bara Jadi Metanol Dimulai, Hemat Devisa Rp 7 Triliun
Berita terkait
Sumber Melimpah, Pemerintah Dukung Gasifikasi Batu Bara
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 15.33
Gasifikasi Batu Bara di Kaltim Hasilkan Metanol Ekonomis
JawaPos · 1 September 2026 pukul 10.45
Menuju 6 Persen, Membangun Mesin Pertumbuhan Baru Indonesia: Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026
Media Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 17.15
Rating Inalum Naik Jadi idAA, Proyek Hilirisasi Digenjot
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 15.10