Gempa M 7,7 Guncang NTT: Peringatan Tsunami Dicabut dan Warga Diimbau Waspada
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada hari Sabtu. Mengenai jumlah gempa susulan, terdapat perbedaan data yang dilaporkan. Satu laporan menyebutkan BMKG mencatat sekurangnya 37 gempa susulan sebagai data awal, dengan salah satu gempa susulan mencapai Magnitudo 6,2 dan diperkirakan bisa berlangsung hingga beberapa minggu dengan tren meluruh. Sementara itu, laporan lainnya mencatat 111 kali gempa susulan hingga pukul 10.00 WITA dengan gempa terakhir bermagnitudo 3,8, setelah gempa utama terjadi pada pukul 05.58 WITA berpusat di 30 kilometer laut Mbay-Nagekeo pada kedalaman 15 kilometer.
Di sisi lain, BMKG memastikan ancaman tsunami telah berakhir dan peringatan dini resmi dicabut. Peringatan dini tsunami status level 2 sebelumnya sempat berlaku untuk pesisir Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Sulawesi Tenggara, dengan status siaga di Manggarai utara, Ngada, Ende, Sikka, Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng. Menyusul pencabutan tersebut, masyarakat pesisir dan nelayan dapat kembali beraktivitas. Namun, warga yang rumah atau bangunannya mengalami kerusakan diimbau tidak panik dan dilarang buru-buru kembali ke dalam bangunan sebelum dinyatakan aman oleh pihak terkait karena masih adanya aktivitas gempa susulan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Liputan6.com
BMKG Ingatkan Warga Tak Buru-buru Masuk Rumah Rusak Usai Gempa M 7,7 NTT
15 Agustus 2026 pukul 12.00 · Baca aslinya ↗
VOI
BMKG: 111 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa NTT Magnitudo 7,7
15 Agustus 2026 pukul 12.11 · Baca aslinya ↗