BMKG Ingatkan Warga Tak Buru-buru Masuk Rumah Rusak Usai Gempa M 7,7 NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9324664/original/062070100_1786758041-Jepretan_Layar_2026-08-15_pukul_08.14.09.jpg)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga di wilayah terdampak gempa Magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) agar tidak buru-buru kembali ke rumah atau memasuki bangunan yang rusak akibat gempa. Imbauan ini disampaikan karena aktivitas gempa susulan masih berlangsung. Hingga Sabtu (15/8/2026), BMKG mencatat sekurangnya 37 gempa susulan setelah gempa utama. Salah satu gempa susulan memiliki kekuatan sekitar M 6,2 dan dirasakan masyarakat. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, menjelaskan bahwa banyak bangunan rusak akibat gempa, sehingga masuk ke dalamnya dapat sangat berbahaya mengingat mas masih terjadi gempa susulan.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, menyampaikan bahwa jumlah 37 gempa susulan tersebut masih merupakan data awal. Dengan kekuatan gempa utama mencapai M 7,7, aktivitas gempa susulan diperkirakan akan berlanjut, bahkan bisa berlangsung hingga beberapa minggu. Namun, Wijayanto memastikan bahwa aktivitas gempa susulan umumnya akan mengalami peluruhan sehingga frekuensi dan kekuatannya semakin berkurang. Masyarakat juga diminta tidak panik dan tetap waspada terhadap bangunan yang rusak.
Di sisi lain, BMKG memastikan bahwa ancaman tsunami akibat gempa utama telah berakhir. Peringatan dini tsunami telah dicabut setelah hasil pemantauan menunjukkan tidak ada lagi kenaikan muka air laut yang membahayakan. Dengan berakhirnya peringatan dini tsunami, masyarakat di wilayah pantai, termasuk nelayan, dapat kembali beraktivitas. Namun, warga yang rumah atau bangunannya mengalami kerusakan tetap dilarang kembali ke lokasi sebelum dinyatakan aman oleh pihak terkait.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 15 Agustus 2026 pukul 12.11
BMKG: 111 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa NTT Magnitudo 7,7
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 10.50
Kerusakan Gempa M7,7 di NTT Masuk Kategori Sedang hingga Berat
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.08
37 Gempa Susulan Hantam NTT, Paling Dahsyat Berkekuatan M 6,2
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.38
BMKG Ungkap Penyebab Gempa M7 Guncang NTT hingga Picu Tsunami
Berita terkait
BMKG Catat 37 Gempa Susulan Usai Gempa M7,7 di NTT
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.16
Penyebab Gempa Dahsyat M 7,7 di NTT, Ini Penjelasan BMKG
CNBC Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 08.09
BMKG Catat 1.624 Gempa Susulan di Flores, Aktivitas Masih Fluktuatif
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.06
BMKG Catat 1.598 Gempa Susulan di NTT, Terbesar Magnitudo 6,2
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 11.05