Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Gus Yahya Fokus pada Dialog Antaragama dan Islam Kemanusiaan Pasca Tidak Jadi Ketum PBNU

Setelah tidak lagi menjadi Ketum PBNU, Gus Yahya Cholil Staquf kembali berkonsentrasi pada agenda dialog antaragama dan penguatan gerakan Islam Kemanusiaan (Humanitarian Islam). Ia menjalankan kegiatan ini melalui dua lembaga internasional: Center for Shared Civilizational Values (CSCV) sebagai sekretariat permanen R20 yang mempertemukan pemimpin agama global untuk dialog nilai peradaban bersama, serta yayasan keagamaan global Bayt ar-Rahmah Li ad-Da'wa al-Islamiyah Rahmatan li al-'Alamin yang berbasis di Amerika Serikat. Kedua lembaga ini selama ini bekerja sama dengan PBNU dalam mengembangkan Humanitarian Islam dan forum dialog lintas agama. JPNN.com tidak menyebut rencana kunjungan ke AS pada Desember 2026, sementara Liputan6.com menyatakan Gus Yahya berencana bertolak ke Amerika Serikat pada Desember 2026 untuk melakukan kunjungan dan dialog dengan tokoh-tokoh antaragama. Liputan6.com juga melaporkan bahwa Wakil Ketua Umum YANMU, Syahdhana H Baswara, menyatakan komitmen melanjutkan kerja sama dengan Gus Yahya dalam program-program yang berkaitan dengan kemaslahatan umat.

Menurut tiap media