Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Harga Ayam Tertekan Permintaan MBG, Bapanas Siapkan Subsidi Angkut

Harga daging ayam ras di Indonesia mengalami tekanan pada September 2026 akibat meningkatnya permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kenaikan harga pakan ternak. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ayam sebagai komoditas yang menyumbang andil terhadap inflasi nasional. Untuk mengatasi fluktuasi harga, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan subsidi biaya angkut dari daerah produsen ke daerah yang tidak produsen. Pada 2 Oktober 2026, rata-rata harga daging ayam secara nasional mencapai Rp 40.961 per kilogram, turun 0,62 persen dari minggu sebelumnya. Subsidi ini bertujuan memastikan pasokan tetap stabil dan menyebar ke seluruh daerah yang mengalami kelangkaan pasokan. Kendala utama dalam distribusi adalah biaya antar daerah, terutama untuk wilayah yang bukan pusat produksi. Program ini diharapkan mencegah fluktuasi harga berlebihan dan memastikan distribusi yang merata. Beberapa laporan menyebutkan komoditas ayam turun menjadi deflasi 6,20% pada April 2026 dan 3,83% pada Mei 2026, sebelum kembali menguat hingga September 2026.

Menurut tiap media