Harga Ayam Tertekan Permintaan MBG, Bapanas Siapkan Subsidi Angkut
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Harga daging ayam ras di Indonesia mengalami tekanan pada September 2026 akibat peningkatan permintaan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta kenaikan harga pakan ternak. Badan Pusat Statistik (BPS) menyumbang andil terhadap inflasi nasional melalui komoditas ini. Untuk mengantisipasi fluktuasi harga, Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyiapkan subsidi biaya angkut dari daerah produsen ke daerah yang tidak produsen. Pada 2 Oktober 2026, rata-rata harga daging ayam secara nasional mencapai Rp 40.961 per kilogram, turun 0,62 persen seminggu sebelumnya. Kendala utama dalam stabilisasi harga pangan pokok adalah biaya distribusi antar daerah, terutama jika bukan daerah sentra produksi.
Bagikan
Berita terkait
Harga Ayam Tertekan Permintaan MBG, Bapanas Siapkan Subsidi Angkut
JawaPos · 3 Oktober 2026 pukul 16.30
Pemerintah Jamin Kualitas Gizi MBG Nggak Terpengaruh Laju Inflasi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.13
Kenaikan Inflasi 2,5% Tidak Pengaruhi Porsi dan Kualitas MBG 2027
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.37
Beras Premium 5 Kg Masih Langka di Pasaran, Bapanas Ungkap Penyebabnya
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 17.45