Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Tekanan Geopolitik Dipicu Konflik Timur Tengah
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Harga minyak dunia mencapai US$108 per barel pada September 2026 akibat konflik di Timur Tengah, termasuk pertempuran antara AS dan Iran di Selat Hormuz serta serangan Houthi di Laut Merah. PT Pertamina Patra Niaga menyatakan harga Pertamax, Dex, dan BBM nonsubsidi lainnya bisa mencapai Rp20 ribu per liter jika harga minyak dunia tidak turun. Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Eko Ricky Susanto menyatakan harga BBM berpotensi berada di kisaran Rp18 ribu-Rp20 ribu per liter tanpa indikasi penurunan harga minyak global. Harga minyak Brent mencapai US$108,68 per barel, WTI US$103,45, kenaikan harian 1% dan mingguan 13%, tertinggi sejak Juli. Tekanan pasokan minyak dunia masih terancam, memicu kekhawatiran gangguan pasokan jangka panjang.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Harga Minyak Dunia Tembus US$108, Pertamax Berpotensi Naik hingga Rp20 Ribu
11 September 2026 pukul 15.03 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Pertamax Bisa Rp20 Ribu Imbas Harga Minyak Dunia, Ini Kata Pertamina
12 September 2026 pukul 07.35 · Baca aslinya ↗